Kandang Ayam Close House

Kandang Ayam Closed House, Kandang yang Sarat akan Manfaat!

Kandang ayam modern closed house dipakai di peternakan broiler (ayam pedaging) untuk memberikan iklim yang sesuai untuk ayam, menambah density dan mendapatkan performance yang baik.

Optimalisasi Kandang Closed House Untuk Broiler Modern

Oleh: Drh Sumarno (Senior Manager Poultry Health PT Sierad Produce, Tbk)

Ibarat persaingan kompetisi sepakbola modern yang sangat ketat di era modern ini, bisnis perunggasan juga mengalami situasi yang sangat ketat dan membutuhkan strategi jitu untuk memenanginya. kunci suksesnya terletak pada peningkatan efisiensi produksi dan ini bisa tercapai jika performa ayam broiler yang dipelihara sesuai dengan potensi genetiknya, sehingga otomatis biaya produksinya akan lebih efisien. Salah satu critical points keberhasilan peternak ditentukan oleh jenis kandang.

Kandang ayam modern closed house dipakai di peternakan broiler (ayam pedaging) untuk memberikan iklim yang sesuai untuk ayam, menambah density dan mendapatkan performance yang baik. Ada beberapa keunggulan dari sistem kandang cloused house, diantaranya sebagai berikut:

Temperatur yang dirasakan ayam atau temperatur efektif pada kandang closed house mudah diatur sesuai dengan kebutuhan hidup ayam. Hal ini dengan pengaturan ventilasi dengan didasarkan atas suhu dan kelembaban di kandang dengan aktual pencapaian berat badan ayam tersebut.

Optimalisasi produktivitas dengan cara meningkatkan density ayam 1:15-18 (pada kandang terbuka 1:8-10 ). Potensi kandang closed house per meter persegi dapat menghasilkan 30-40 kg dengan berat rata-rata per ekor ayam 1,8-2 kg. tentunya dengan strategi penjarangan ayam disesuaikan dengan potensi kipas dan potensi ruang kandang.

Minimalisir dampak perubahan karena suhu lingkungan dengan cara: Kondisi panas ada sarana plafon dan cooling system (masa growing).  Kondisi dingin ada sarana pemanas (masa brooding).

Sistem biosecurity lebih mudah diterapkan karena adanya pembatas zona kotor dan bersih dengan pagar tertutup, serta tingkat tantangan penyakit lebih rendah dibanding kandang terbuka.

Potensi Average Daily Gain (ADG) atau pertambahan berat badan harian ayam lebih baik dan juga lebih seragam, hal ini dikarenakan kondisi ayam yang lebih nyaman karena kebutuhan dasarnya terpenuhi dengan manajemen kandang closed house yang baik.

Lighting program lebih baik dan seragam dengan intensitas cahaya sesuai dengan kebutuhan ayam pada tingkat umurnya masing-masing.

Potensi pencapaian performance yang lebih baik, sehingga cost ayam per kg lebih efisien.

Pencucian kandang lebih mudah, sehingga bibit penyakit lebih sedikit.

Melihat potensi kandang closed house, penulis ingin berbagi langkah praktis menjalankan operasional closed house sebagai berikut:

Dipercaya 123.000+ Marketers, Entrepreneurs, dan Brand Ternama di Indonesia

Tata Laksana Manajemen Ventilasi Kandang Closed House

Konsep kandang “sehat” adalah berventilasi yaitu adanya proses penggantian udara dalam ruang oleh udara segar dari luar, baik secara alami maupun dengan bantuan alat mekanis (kipas angin) yang diperlukan untuk:

  • Memenuhi kebutuhan oksigen ayam dalam kandang.
  • Membuang gas-gas beracun didalam ruangan kandang.
  • Membatasi naiknya suhu panas dan kelembaban di dalam kandang.
  • Menciptakan temperatur efektif sesuai kebutuhan ayam/fasenya.

Untuk memenuhi kebutuhan di atas, maka minimum ventilasi yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

No.

Variabel

Ventilasi CFM/kg

1

Supply Oksigen

0.12-0.12

2

Gas-gas buang dan pembakaran

0.24-0.24

3

Amoniak lebih kecil 10 ppm

0.59-0.88

4

Mengurangi kelembaban

0.29-0.71

5

Membatasi naiknya suhu/membuang panas

2.94-3.53

  

4.18-5.47

Dari lima hal kebutuhan tersebut, dua yang paling utama adalah untuk membuang kelebihan panas yang dihasilkan dari proses metabolisme ayam dan mengurangi kelebihan uap air. Selama cuaca panas, termasuk pengeluaran panas tubuh ayam yang dikombinasikan dengan panas dari udara luar dan dari radiasi sinar matahari menyebabkan penurunan konsumsi pakan, penurunan pertumbuhan dan peningkatan laju mortalitas. Oleh karena itu, pengaturan ventilasi merupakan dasar yang paling critical dalam pengoperasian closed house system.

Hal-hal yang perlu diketahui dalam pengoperasian ventilasi closed house system diantaranya adalah luasan inlet, kebutuhan kipas, potensi kipas dan potensi ruang.

Memperkenalkan

WebPress Satu WordPress Theme untuk Sejuta Kebutuhan Bisnis Online Anda!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus eget lacus orem Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus eget lacus oremLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus eget lacus orem Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus eget lacus oremLorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Fitur WebPress

Banyak Fitur Hebat

Tidak Perlu Belajar mengoding

Pre-Made Landing Page

Tidak perlu skill design

Bantuan Professional

Bantuan Professional

Tidak perlu skill design

Pre-Made Landing Page

Tidak Perlu Belajar mengoding

Tidak Perlu Belajar mengoding

Pre-Made Landing Page

Tidak perlu skill design

Bantuan Professional

100+

Berikut Preview Website High Quality

Untuk Siapa

WebPress Cocok Bagi Anda Seorang..

Freelancer

Developer

Pebisnis Online

Developer

Marketer

Designer

Pemilik Toko Online

Marketer

Keuntungan

Keuntungan membeli WebPress untuk bisnis anda

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus eget lacus orem Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Bisa Dipakai Project Klien

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor

Pre-Made Template

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor

Bisa Dipakai Project Klien

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor

Pre-Made Template

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor

Pre-Made Template

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor

Pre-Made Template

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor

Bisa Dipakai Project Klien

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor

Pre-Made Template

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor

Bisa Dipakai Project Klien

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor

Testimoni

Cerita Jujur Dari pelanggan WebPress

Alasan

Alasan Memilih WebPress

1023+

Pelanggan Senang

1023+

Pelanggan Senang

1023+

Pelanggan Senang

Bonus WebPress

dapatkan Bonus Istimewa

Akses Slack Chanel CourPress

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus eget lacus.

Gratis eCourse dari CourPress

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus eget lacus.

Harga WebPress

Saya Ingin Beli Berapa Harga WebPress ?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. 

Single Site

Personal Use

  • Lorem ipsum dolor sitcon sec
  • Lorem ipsum dolor syt
  • Lorem ipsum dolor sitcon se
  • Lorem ipsum dolor sitco nsectetur
  • Lorem ipsum dolor
  • Lorem ipsum dolor sitconse
  • Lorem ipsum dolor sitcon

Rp 250.000

Rp 150.000

Unlimited Site

Comercial Use

  • Lorem ipsum dolor sitc
  • Lorem ipsum dolor sitconsect
  • Lorem ipsum dolor sitcons
  • Lorem ipsum dolor nsectetur
  • Lorem ipsum dolor sitcon
  • Lorem ipsum dolor sitectetur

Bonus

  • Lorem ipsum dolor sitcons
  • Lorem ipsum dolor sitcectetur

Rp 750.000

Rp 450.000

Penjualan Akan Segera ditutup dan akan hangus dalam:
00 hari 00 jam 00 menit 00 detik

Garansi

30-Day Money Back Guarantee

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit sum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. 

Kerugian bagi anda

Kerugian jika tidak membeli WebPress sekarang juga

  • Tidak Dipercayai costumer, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit
  • Tidak Dipercayai costumer, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit
  • Tidak Dipercayai costumer, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit
  • Tidak Dipercayai costumer, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit
  • Tidak Dipercayai costumer, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit
  • Tidak Dipercayai costumer, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit

Yakin tidak akan beli sekarang juga?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit sum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. 

Hal yang sering ditanyakan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit sum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. 

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis ut, faucibus

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit sum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. 

Disclaimer ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit sum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed nec sagittis dolor. Maecenas quam nunc, tincidunt quis facilisis Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. 

Jual Heater atau Pemanas Master CF 75 Spark

Anda akan Kesulitan Menemukan Keunggulan yang serupa dengan HEATERS MASTER CF 75 SPARK

Master CF 75 adalah pemanas gas beroperasi dengan LPG atau Gas alam.  Gas merupakan satu bahan bakar paling murah di pasaran, perangkat ini luar biasa ekonomis dan sepenuhnya ekonomis.

  • Daya Pemanasan : 255,900 Btu/jam ; 75 Kw/Jam (Daya Pemanasan Lebih)
  • Ventilasi (Perpindahan Udara) : 2,100 m3/jam (Lebih besar/tekanan lebih)
  • Pemakaian Bahan Bakar (Gas LPG) : 4.6 kg/jam (Lebih hemat)
  • Type Pemantik : Pemantik Percikan Tegangan Tinggi (lebih akurat)
  • Valve Gas Selenoid : Honeywell
  • Regulator Gas Ke 2 : Rego LV4403B4
  • Switch On/Off : On (Heater)/Off/On (Blower)
  • Kabel Kawat Elektrik : Dalam flexibel logam Anti tikus
  • Kontrol Suhu : Digital Temperature, Suhu lebih Presisi dan hemat gas.

Showcase

Inilah beberapa pengguna Pemanas/Heater Master CF 75 Spark, yang telah merasakan manfaat dari beberapa fasilitas yang disediakan oleh Master CF 75.  Apakah Anda selanjutnya?

Master CF 75 - Testimoni 5
Master CF 75 - Testimoni 3
Master CF 75 - Testimoni 2
Master CF 75 - Testimoni 1
Master CF 75 - Testimoni 6

Pembangkit Panas Gas Master CF 75 Spark

Gambar 1.

Heatgenerator Master CF 75 Spark stasioner dimaksudkan untuk pemanasan udara di kamar. Prinsip pengoperasian perangkat cukup mudah dipahami. Udara dingin masuk oleh sistem ventilasi, memasuki ruang bakar, dipanaskan, dan dikeluarkan oleh kipas yang kuat ke dalam lingkungan yang membutuhkan pemanasan. Contoh ilustrasi dari karya ini ditunjukkan pada gambar 1.

Heatgenerator Master CF 75 Spark stasioner dimaksudkan untuk pemanasan udara di kamar. Prinsip pengoperasian perangkat cukup mudah dipahami. Udara dingin masuk oleh sistem ventilasi, memasuki ruang bakar, dipanaskan, dan dikeluarkan oleh kipas yang kuat ke dalam lingkungan yang membutuhkan pemanasan. Contoh ilustrasi dari karya ini ditunjukkan pada gambar 1.

Gambar 2.

Generator panas memiliki cakupan aplikasi yang luas, ia akan dengan sempurna mengatasi tugasnya baik di tempat industri (bengkel, gudang, lumbung, situs bangunan) dan di yang pribadi (rumah kaca, garasi). Model ini bekerja pada bahan bakar gas, burner dilengkapi dengan serangkaian transisi dari aliran cair ke aliran utama. Ini memungkinkan Anda untuk terhubung ke silinder dan ke jembatan layang. Karena jenis bahan bakar ini dianggap salah satu yang termurah, menggunakan sumber panas Spark Master CF 75 akan menghemat uang Anda. Konsumsi gas cair 2,3 m/jam cub., Batang 8 m/jam cub. aliran udara yang dihembuskan adalah 2100 m/jam kubus. Ada juga fungsi hanya menyalakan mode ventilasi, tanpa menyalakan burner, yang memungkinkan menggunakan perangkat untuk ventilasi aliran udara. Dengan menghubungkan termostat jarak jauh, Anda dapat mengotomatiskan proses mempertahankan suhu yang diperlukan. Kasing yang kuat dari stainless steel, andal akan melindungi unit internal dari serangan benda asing di sana, kotoran, kelembaban.

Generator panas terhubung ke sumber daya 220V, yang tidak akan menyebabkan kesulitan dalam menemukan tegangan yang diperlukan, karena jaringan 220V membentang di seluruh wilayah Indonesia.

Cara menentukan Kebutuhan Blower pada Kandang Closed House

Cara Menentukan Kebutuhan Blower/Exhaust pada Kandang Ayam Closed House

Pada sistem ventilasi pada kandang closed house ayam broiler, dibutuhkan blower atau exhaust untuk mengatur suhu udara dalam kandang. 

Blower atau Exhaust adalah alat pompa udara bertenaga listrik yang udaranya dihasilkan dari kipas.

Penentuan Volume

Langkah pertama yang harus kita ketahui terlebih dahulu sebelum menentukan jumlah blower yang digunakan adalah volume kandang.

Adapun rumusnya adalah Panjang x Lebar x Tinggi.

Contoh Volume Kandang

Panjang : 120 m, Lebar : 12 m, dan Tinggi : 2 m.

Penentuan Ukuran Blower

Berikut ini, kami akan memberikan 2 contoh ukuran blower yaitu

  1. 36 inc (900 mm), kapasitas sedotannya 340 m3/menit (12.000 cfm)
  2. 50 inc (1270 mm), kapasitas sedotannya 680 m3/menit (24.000 cfm)

Untuk ukuran kandang dengan panjang 120 m, sebaiknya kita gunakan blower 50 inc.

Contoh kandang 120 m x 12 m x 2 m

Contoh Pertama

Untuk mengitung kebutuhan blower, untuk kecepatan angin maksimal 3,0 m/detik.

Rumusnya adalah kkb (kebutuhan kapasitas blower) : Kb (kapasitas blower (50 inc)

untuk menghitung kkb rumusnya adalah cs (cross section) x kecepatan angin.

cs (cross section), pada kandang di indonesia untuk penghitungan cs hanya tinggi kandang x lebar kandang karena kandang berbentuk segi empat.

cs = L x T > 12 m x 2 m = 24 m3

lanjut menghitung kkb

cs x kecepatan angin 

24 m2 x 3.0 m/detik = 72 m3 / detik atau 4320 m3/menit

Kebutuhan kecepatan angin 3.0 m/s

kkb : kb 50 inc

kapasitas blower 50 inc adalah 680 m3/menit. kita konversi ke detik 680 : 60 = 11.3 m3/detik

kkb : kb 50 inc

72 m3/detik : 11.3 m3/detik = 6.3

atau pembulatan 7 blower.

Tadi kita telah menghitung kebutuhan blower untuk kandang 120 m x 12 x 2 m adalah 7 blower 50 inc untuk kandang seukuran itu biasanya menggunakan blower 50 inc berjenis cone atau cerobong.

Video : Mengapa Kandang Ayam closed House?

Mengapa harus kandang closed House?

Di video dibawah ini akan memberikan sedikit gambaran mengapa harus menggunakan kandang closed house, bukan kandang open house untuk budidaya ayam broiler Anda.  Silahkan disimak

Andiwawan

“Mengejar performance terbaik untuk ayam broiler syarat nya gunakan kandang ayam closed house”

Pembudidayaan ayam dengan kandang terbuka akan sangat bergantung pada iklim tropis dengan kelembaban yang relatif tinggi.  Hal ini berpengaruh terhadap penurunan kesehatan ayam dan juga perkembangan mikroorganisme yang patogen bagi ayam.

Kandang closed house merupakan solusi tepat karna memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan kandang sistem terbuka.  Salah satunya adalah potensi genetik dari broiler maupun layer bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh peternak.

Persiapan Kandang Dan Peralatan Ayam Broiler

Persiapan Kandang dan Peralatan Ayam Broiler

Kandang adalah struktur atau bangunan di mana hewan ternak dipelihara. Kandang seringkali dikategorikan menurut jumlah hewan yang menempatinya; ada yang hanya berupa satu bangunan satu hewan, satu bangunan banyak hewan namun terpisah sekat, dan satu bangunan diisi banyak hewan tanpa sekat.

Kandang dan lingkungan merupakan salah satu kebutuhan penting dalam usaha peternakan. Kandang adalah struktur atau bangunan di mana hewan ternak dipelihara. Fungsi utama kandang adalah untuk menjaga supaya ternak tidak berkeliaran dan memudahkan pemantauan serta perawatan ternak. Terdapat banyak sekali jenis kandang, baik berdasarkan tipe maupun bahan yang digunakan untuk membuat kandang tersebut, sedangkan penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan. secara tidak langsung kandang juga mempengaruhi kualitas dan kuantitas hasil peternakan. Kandang yang fungsional akan menambah pendapatan bagi para pemiliknya.

Kandang harusnya dapat melindungi ayam dari pengaruh cuaca (panas, hujan, dingin, dan angin), binatang liar, serta manusia yang dapat mengganggu pertumbuhan ayam selama masa pemeliharaan.  Kenyamanan kandang sangat penting untuk diperhatikan karena dapat mendukung optimalnya pertumbuhan broiler.  Jika semua kebutuhan ayam broiler tidak terpenuhi dengan baik maka bukan tidak mungkin kegagalan terjadi akibat kelalaian peternak dalam menentukan bahan baku kandang sehingga kandang tidak dapat digunakan lama (kayu atau bambu mudah lapuk), kurang atau berlebihannya ventilasi di kandang yang menyebabkan ayam mudah kepanasan atau kedinginan, dan lainnya.  Oleh karena itu, banyak faktor yang harus dipertimbangkan saat membangun kandang broiler.  Selain air dan udara sebagai faktor utama, faktor lainnya seperti bahan-bahan yang tersedia, biaya perawatan setelah dibangun, dan usia bangunan merupakan salah satu faktor pertimbangan dalam bangunan kandang.

Kandang Panggung Terbuka

Berdasarkan dindingnya, kandang dibagi 2, yaitu kandang tertutup (closed house) dan kandang terbuka (open house).  Kandang tertutup atau closed house merupakan kandang yang semua dindingnya tertutup rapat sepanjang hari dengan tirai.  Pengaturan suhu usadara, kelembaban, kecepatan angin oleh cooling system dan fan (kipas angin) yang harus digerakkan oleh tenaga listrik.  Kadang tertutup juga memerlukan biaya yang lebih banyak dibandingkan dengan kandang terbuka dengan luas yang sama.  Selain itu, kandang sistem tertutup membutuhkan sumber daya manusia yang selalu siap dan cekatan.  Misalnya, ayam akan menderita dan banyak yang mati lemas jika terlambat mengantisipasinya saat mati listrik.

Berbeda dengan kandang tertutup, kandang terbuka merupakan kandang yang semua sisinya terbuka dan biasanya hanya diberi pengaman kawat.  Udara bisa keluar masuk dengan bebas di kandang terbuka karena dinding kandang dibuat dari kawat berlubang sekitar 2,5 cm atau dari bilah bambu yang diberi jarak 2,5 cm antar bilahnya.  Saat ini 98 % peternakan broiler komersial menggunakan kandang terbuka dan hanya 2% yang menggukan kandang tertutup.

Berdasarkan lantainya, kandang dibagi menjadi dua, yaitu kandang litter atau kandang lantai langsung ke tanah dan kandang panggung (slat).  Kelebihan kandang panggung, diataranya amonia yang muncul tidak langsung terhirup oleh alat pernapasan, terutama saat alas sekam (litter) sudah diturungkan.  Amonia muncul karena kelembaban tinggi, curah hujan, ventilasi kandang, dan kondisi alas kandang yang basah akibat air minum dan air kencing.

Awalnya, jenis kandang yang banyak dibangun di Indonesia adalah kandang terbuka berlantai semen (litter) untuk peternakan ayam broiler.  Seiring dengan kemajuan manajemen pemeliharaan, kini banyak menggunakan kandang terbuka berlantai panggung untuk peternakan rakyat.  Namun, untuk peternakan skala besar (industri) menggunakan kandang tertutup berlantai panggung.  Agar biaya lebih ekonomis, biasanya peternak lebih memilih kandang panggung terbuka.  Bahkan, ada yang menggunakan kandang panggung terbuka dengan tingkat.

Faktor Penting, Sebelum Membuat Kandang

Manajemen perkandangan memegang peranan penting dalam pemeliharaan broiler.  Banyak hal yang harus dipertimbangkan, salah satunya adalah jenis kandang.  Kandang yang baik memiliki daya tahan yang cukup lama serta lingkungan yang nyaman dan aman untuk ayam.  Hal ini karena kandang yang nyaman sangat berpengaruh pada pencapaian produktivitas broiler, yaitu tercapainya pertumbuhan yang optimal dan performa baik. 

Menentukan Lokasi Kandang

Memilih tanah untuk berdirinya kandang sangat penting karena lokasi yang tepat sudah merupakan modal awal dari keberhasilan beternak.  Tanah kurang produktif, seperti tanah pertanian kering atau tegalan dan sawah tadah hujan merupakan lokasi kandang yang cukup baik.  Berikut ini merupakan kriteria lokasi kandang yang baik.

  1. Arah kandang perlu menjadi perhatian utama dan pertama dalam penentuan lokasi kandang. Dimana Anda arah kandang sebaiknya membujur dari timur ke barat atau sebaliknya.  Tujuannya untuk mengurangi intensitas sinar matahari yang masuk ke dalam kandang
  2. Tanah datar dan lebih tinggi dari tanah sekitarnya.
  3. Ada saluran listrik dari PLN
  4. Sumber air tanah mencukupi
  5. Jalan kuat dan dapat dilalui truk ringan bermuatan sekitar 8 ton
  6. Lahan merupakan tanah lapang. Tidak ada pohon/bangunan yang mengganggu aliran udara disekitarnya

Tidak terlalu dekat dengan pemukiman penduduk, minimal berjarak 500 m dan 1000 m (1km) dari lokasi peternakan lain.

Konstruksi Kandang

Konstruksi kandang panggung memiliki model paling praktis.  Selai itu, biaya pembuatan kandang cukup terjangkau dan bahannya relatif tersedia disekitar kandang.  Adapun bahan yang dapat digunakan, diantaranya tiang dari kayu bulat atau dolken, slat dari bambu, dan atap dari daun rumbia, asbes, genting, atau seng.  Kandang panggung dengan alas slat atau bilah bambu merupakan salah satu pilihan yang baik.  Alasannya adalah harga pembuatannya lebih murah dibandingkan kandang kayu atau plastik.  Selain itu, ketersediaan bahan bakunya yang tinggi disekitar lokasi kandang atau peternakan.

Konstruksi kandang tersebut merupakan gambaran yang pernah dibuat dan dioperasikan dengan hasil yang cukup baik.  Konstruksi juga dapat dikembangkan yang lebih baik lagi, misalnya atap kandang bisa diganti dengan asbes atau genting.  Demikian juga dengan kayu dolken dan bambu bisa digantikan dengan material bangunan yang lebih baik dan permanen.  Prinsipnya tidak akan keluar  dari kaidah bangunan kandang yang baik bagi tumbuh-kembangnya ayam broiler.  Adapun sumber baku material pembuatan kandang dapat disesuaikan

Peralatan Kandang

Setelah pembangunan kandang selesai dikerjakan.  Langkah selanjutnya yaitu melengkapi kebutuhan sarana peralatan kandang yaitu sebagai berikut :

  1. Instalasi air minum

Instalasi air minum yang diperlukan meliputi sumur, pompa air, paralon sebagai saluran air, drum penampungan, dan tempat minum otomatis (bell drinker).

Sumber air dapat berupa sumur gali atau sumur bor dengan kedalam antara 8-20 m.  Pompa yang digunakan berdaya 100 watt.  Debit air yang cukup, yaitu sebanyak 2 kali populasi ayam (1,5 untuk kebutuhan kandang dan 0,5 untuk operator) merupakan syarat mutlak karena kebutuhan air meningkat dengan tajam saat ayam berumur lebih dari 21 hari.  Apabila sumber air yang didapatkan lebih dalam, daya pompa air disesuaikan dengan kebutuhan.  Perkiraan kebutuhan air sesuai dengan populasi ayam dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 3.  Perkiraan kebutuhan air minum setiap hari untuk 1000 ekor

Umur (minggu)

Kebutuhan Air Minum (I)

1

28

2

29

3

84

4

112

5

140

6

168

Sumur sebagai sumber air harus jauh dari genangan atau rembesan dari air permukaan.  Tujuannya agar air berkualitas baik dan terhindar dari pencemaran.  Oleh karena itu, pilih lokasi yang bukan ada genangan.  Selain itu, jumlah sumur sebaiknya lebih dari satu atau dua.  Tujuannya apabila 1 sumur bermasalah ada sumur lain yang dapat digunakan dengan cepat. 

Sebelum diberikan ke ayam, air ditampung di dalam wadah berupa drum.  Ada dua jenis drum, yaitu bak atau drum penampungan air di luar kandang (resevoir) dan drum di dalam kandang untuk air minum di kandang.  Drum atau bak diluar kandang menampung seluruh air sebelum disalurkan ke dalam kandang.  Kedua drum tersebut harus dipisah.

Agar supplay air minum dapat lebih kontinu, dapat menggunakan tempat minum otomatis model bell drinker.  Pemberian obat juga dapat dilakukan bersamaan dengan air minum tersebut.  Dengan demikian, manfaat obat lebih optimal.

  1. Instalasi tempat pakan

Tempat pakan ayam diletakkan dengan cara digantung.  Penggantung lajur tempat pakan dibuat dari kawat yang membujur dari timur ke barat.  Adapun sebagai penggantungnya terbuat dari tambang.  Jarak antara lajur tempat pakan dan tempat minum 1-1,5 m.  Lajur paling luar adalah tempat pakan.  Jarak lajur tempat pakan dengan dinding kandang 1 m.  Tujuannya agar ayam tidak terlalu jauh untuk menjangkaunya.

Peralatan tempat pakan yang dibutuhkan, yaitu sebagai berikut :

  1. Tambang plastik ukuran 0,8 mm
  2. Tempat pakan gantung atau hanging feeder dengan kapasitas 5 kg, 6 kg, 7 kg atau 10 kg pakan. Tempat pakan 5, 6, 7 Kg digunakan ntuk 25-30 ekor, sedangkan kapasitas 10 kg untuk 35-40 ekor.

Tempat pakan gantung terdiri dari 2 bagian, yaitu sebagai berikut :

  • Tabung plastik dan kawat penggantung. Bagian bawah tabung terdapat 2-3 lubang untuk cantolan penggantung kawat.  Lubang tersebut juga berfungsi untuk mengatur pakan yang turun ke piring sesuai dengan umur ayam.  Lubang paling atas untuk ayam kecil, sedangkan yang bawah untuk ayam besar.
  • Piring tempat pakan gantung dilengkapi dengan 3 cantolan kawat penggantung ke tabung tempat pakan. Piring ini juga dapat difungsikan sebagai tempat pakan sementara saat ayam berumur 5-12 hari.
  1. Instalasi listrik

Kabel listrik utama dari meteran ke kandang ayam dipakai kabel tembaga (NYM) agar aman dari hubungan arus pendek (korsleting).  Sementara itu, kabel utama ke titik lampu dapat digunakan kabel rambut.  Lampu yang digunakan lebih baik lampu pijar.  Untuk 1000 ekor, dapat menggunakan lampu 40 watt.  Untuk jenis lampu neon (TL) cukup memakai 20 watt.  Cahaya yang cukup akan membuat ayam nafsu makan.  Sebaliknya, ayam akan cenderung pasif dan malas makan jika cahaya yang kurang terang.  Saklar pengatur arus atau MCB harus yang berkualitas baik.  Apabila terjadi korsleting, aliran alur listriknya akan turun sendiri secara otomatis.  MCB yang berkualitas baik sangat diperlukan pada waktu program mati lampu umur 4-21 hari.

  1. Tirai atau layar

Tirai berfungsi sebagai penahan dingin dari tiupan angina.  Warnanya harus cerah supaya suasana di dalam kandang terang, misalnya warna putih.  Bahan tirai dapat berupa kain atau plastic yang mudah ditutup dan dibuka.  Setiap sisi kandang terdiri dari dua lembar tirai, bagian atas dan bawah.  Tujuannya agar mudah digulung.

Bahan Tirai luar, terutama yang terkena angin langsung harus lebih kuat, misalnya plastic untuk tenda atau kain.  Sementara itu, bahan tirai dalam dapat dipakai plastic bening.

  1. Alas litter

Alas litter dapat berupa terpal plastic atau kertas sekali pakai.  Umumnya peternak memakai bahan terpal plastik.  Kelebihan dari terpal plastic adalah dapat dicuci dan dipakai lagi untuk periode berikutnya.  Warna dari alas litter sebaiknya gelap, seperti coklat, biru, atau hitam.  Jika berwarna terang, alas suka dipatok ayam ketika terkais sehingga berlubang.  Terpal tersebut umumnya dipotong setiap 3 m.  Tujuannya agar mudah untuk menurungkan litter saat umur 21 hari.

Diatas alas litter biasanya diberi bahan litter.  Bahan litter atau alas kandang harus lembut dan menyerap air, misalnya sekam padi atau serutan kayu.

  1. Instalasi pemanas

Jenis pemanas yang digunakan dalam peternakan, yaitu listrik, gas, batu bara, dan minyak tanah.  Pemenas gas menghasilkan sinar infra merah (infra red) yang sangat berguna bagi tumbuh kembang ayam.  Selain itu, pemanas gas lebih bersih dan stabil, serta dapat disetel sesuai dengan keinginan untuk mencapai suhu yang ideal bagi ayam.

Peralatan pemanas terdiri dari:

  1. Kompor pemanas (gas brooder). Alat ini memancarkan sinar infrared

Kompor pemanas. Sinar infra merah yang dikeluarkan kompor pemanas berguna bagi pertumbuhan ayam.

  1. Selang gas. Selang dapat berupa selang gas standar dari karet atau selang benang.
  2. Tabung gas. Isi tabung gas dengan kapasitas 50 kg. Setiap tabung dipakai untuk 1.000 ekor sampai umur 16 hari pada kondisi cuaca normal.
  3. Regulator atau gasolek. Alat ini untuk menyetel besar – kecilnya gas yang keluar. Ukuran pengeluaran gas mulai dari nomor 1 – 10, digunakan sesuai dengan keinginan. Semakin malam, temperatur di luar kandang semakin dingin sehigga regulator dinaikkan nomornya hingga suhu ideal, misalnya 330
  4. Cabang kuningan dan klem. Alat tersebut berfungsi untuk sambungan antarselang dengan gas brooder. Antarsambungan di klem agar tidak bocor. Satu rangkaian pemanas biasanya terdiri dari 1 tabung, regulator, dan 3 – 4 gas broodder.
  1. Intalasi Indukan (Brooder guard)

Pelindung indukan berfungsi sebagai pelindung dan pembalas indukan agar anak ayam memperoleh suhu yang ideal. Alat tersebut terbuat dari lembaran seng dengan tinggi 40 cm dan panjang 8 m. Seng dibuat berbentuk lingkaran dengan diameter 4,5 m. Setiap lingkaran terdiri dari 3 lembar seng dan di isi sekitar 700 – 1.000 ekor DOC. Bagian tepi seng dilipat sedikit ke dalam agar tidak tajam dan tidak membahayakan.

Brooder guard ini harus dibuat lebih atau harus ada lembaran seng yang siap dipasang untuk pelebaran. Penyebabnya adalah setiap hari lingkaran dilebarkan sesuai petunjuk dan pertumbuhan ayam

  1. Peralatan Lainnya

Peralatan kandang lainnya yang diperlukan yaitu bak celup kaki. Bak tersebut berisi cairan disinfektan. Tujuan agar siapa pun yang masuk ke kandang dalam kondisi steril dan tidak membawa membawa penyakit. Penggunaannya dengan cara mencelupkan kakinya ke cairan desinfektan tersebut masuk ke kandang.

Seberapa Penting Penggunaan Kandang Closed House

Kandang Closed House

Seberapa pentingkah, penggunaan Kandang Closed House dalam pemeliharaan Ayam Broiler?

Mitra Peternakan Sejahtera

Kandang sistem closed house adalah kandang tertutup yang menjamin keamanan secara biologi (kontak dengan organisme lain) dengan pengaturan ventilasi yang baik sehingga lebih sedikit stress yang terjadi pada ternak.

Tujuan membangun kandang closed house adalah:

  • Untuk menyediakan udara yang sehat bagi ternak (sistem ventilasi yang baik) yaitu udara yang menghadirkan sebanyak-banyaknya oksigen, dan mengeluarkan sesegera mungkin gas-gas berbahaya seperti karbondioksida dan amonia.
  • Menyediakan iklim yang nyaman bagi ternak. Untuk menyediakan iklim yang kondusif bagi ternak dapat dilakukan dengan cara: mengeluarkan panas dari kandang yang dihasilkan dari tubuh ayam dn lingkungan luar, menurunkan suhu udara yang masuk serta mengatur kelembaban yang sesuai. Untuk menciptakan iklim yang sejuk – nyaman maka bagi ayam harus dikondisikan chilling effect (angin berembus), alat yang digunakan seperti kipas angin (blower). Bila chilling effect tidak mampu mencapai iklim yang diiginkan terutama pada daerah yang terlampau panas maka dapat digunakan cooling system. Yaitu sistem pendingin dengan mengalirkan air pada alat-alat yang berupa cooling pad, cooling net stsu cell deck.
  • Meminimumkan tingkat stress pada ternak. Agar tingkst stress pada ayam lebih minimun maka dapat dilakukan dengan cara mengurangi stimulasi yang dapat menyebabkan stress, dengan cara mengurangi kontak dengan manusia (misalnya dengan feeder dan drinker otomatis, vaksinasi dengan spray dll), meminimumkan cahaya dan lain-lain.

Di dalam sebuah kandang ternak unggas ini harus diperhatikan kualitas udaranya. Kualitas udara dilihat dari kandungan oksigen, karbondioksida, karbonmonoksida dan amoniak dengan batasan tertentu. Adapun batasan yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

  • Oksigen > 19.6%
  • Karbondioksida < 0.3%
  • Karbonmonoksida < 10 ppm
  • Amonia < 10 ppm

Bila kondisi kandang tidak sesuai dengan ketentuan diatas maka ventilasi yang kurang harus ditingkatkan.

  • Kelembaban relatif >< 45 – 65%
  • Kecepatan angin setelah 28 hari >< 350 – 500 FPM (Feet Per Minute)

Kecepatan angin diatas 500 FPM tidak ekonomis dan tidak berpengaruh positif bagi performa ayam.

Closed house dapat bervariasi tergantung pada lingkungan dan kemampuan finansial peternak. Secara umum ragam yang ada di lapangan terdiri dari:

  • Sistem Tunnel : menggunakan fan dan tirai tanpa cooling system.
  • Full closed house : ada fan, cooling system dan tirai/penutup dinding samping.
  • Full otomatic closed house.

Pada sistem 1 dan 2 umumnya menggunakan alat pakan dan minum manual atau tempat pakannya saja manual sementara air minum menggunakan bell drinker.

Pada sistem 3, closed house dengan perlengkapan serba otomatis termasuk alarm sistemnya.

Struktur umum kandang sistem terbuka (Closed house) dan perlengkapanya:

  • Bagunan kandang: baik bagunan baru maupun renovasi kandang.
  • Kipas/fan: dapat terdiri dari exhaust fan, blower fan, ceiling/roof fan ataupun wall fan.
  • Material cooling dan perlengkapannya: celpad/evaporative pad, material cooling lainnya ataupun fogging system.
  • Dinding kandang: dapat berupa solid wall, tirai/curtain system dan celing material.
  • Filter cahaya/light filter/light trap
  • Air inlet
  • Lighting system
  • Control panel + electrical system

Kandang dan ternak ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Kandang merupakan “rumah” atau suatu tempat yang difungsikan untuk tempat berlindung bagi ayam, tempat melakukan aktivitas produksi dan reproduksinya serta tempat yang memberikan jaminan perlindungan bagi ternak dari berbagai gangguan binatang buas dan bahaya maling. 
Berdasarkan ini, maka pembangunan kandang untuk ayam perlu disesuaikan dengan kebutuhan ayam dan sesuai pula dengan kondisi keuagan yang dimiliki oleh peternak. Berbagai macam bentuk kandang sering diperdebatkan dalam hubungannya dengan fungsi kandang itu sendiri. 
“Pilihan model dan sistem kontruski kandang sebenarnya bukan disesuaikan dengan keinginan peternak namun perlu dipertimbangkan dari kenyamanan ayam yang dipelihara yang secara nyata akan memberikan hasilnya berupa daging dan telur,” papar Ir Ahmadi dari Charoen Pokphand Indonesia mengawali presentasinya pada event Indo Livestock 2008 di Jakarta Convention Centre tanggal 2 Juli 2008 lalu.

Sumber : http://kandangclosedhouse.blogspot.com

Jangan lupa berbagi manfaat ke lainnya, dengan cara SHARE ke Sosial media yang Anda miliki. Terima kasih

Peralatan Kandang Ayam



MitraPeternakan.com –  Walau tekanan terus menghampiri berbagai sektor industri di dalam negeri, sektor peternakan unggas tetap mampu bertahan.  Disepanjang tahun 2008 menunjukkan kinerja yang cukup bagus, bahkan dalam tahun 2009 ketika krisis global yang belum berlalu ketika terjadi penurunan daya beli yang kemudian mendorong substitusi pangan ke produk unggas, industri perunggasan masih mampu bertahan dengan mantap.  Produk unggas yang tetap bertahan di tengah krisis adalah ayam dan telur, yang termasuk sebagai sumber protein hewani dengan harga relatif murah dibandingkan dengan harga daging sapi.

Dari sisi produksi terlihat kecenderungan yang meningkat p[ada produksi Daily Old Chick (DOC) broiler atau dikenal sebagai ayam pedaging yaitu melonjak menjadi 1,2 juta ekor pada 2008 dari tahun sebelumnya hanya 1,1 juta ekor. Demikian juga dengan produksi DOC layer atau ayam petelur tercatat naik dari 64 juta ekor pada 2007 menjadi 68 juta ekor pada 2008.

 

 

Kapasitas produksi dan produsen

Peternakan ayam potong dan penghasil DOC sebagian besar merupakan perusahaan besar yang sudah menggunakan teknologi modern. Sebagian besar industri peternakan ayam komersial di Indonesia merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) yang mendominasi pasar, dengan menguasai sekitar 70%-80% pasar.  Sejumlah perusahaan asing tersebut diantaranya Charoen Popkhand yang berpusat di Thailand, Cheil Jedang dari Korea, Sierad berasal dari Malaysia dan lain-lain.

Mitra Peternakan Sejahtera hadir ditengah persaingan tersebut dalam menjawab tantangan pasar unggas dalam negeri.  Saat ini, kami fokus dalam penyediaan Peralatan kandang Ayam yang bisa di gunakan untuk peternakan ayam broiler dan jenis unggas lainnya.  Tentunya dengan harga yang bersaing dengan perusahaan-perusahaan tersebut diatas.  Dan saya berani mengatakan bahwa kami memiliki kualitas diatas perusahaan diatas dengan penawaran harga peralatan kandang ayam broiler dibawah harga dari perusahaan tersebut diatas.  Anda bisa lihat sendiri di member area mitra peternakan sejahtera.

Daftar Peralatan Kandang Ayam Broiler

Peralatan Kandang Ayam – Tempat Minum Otomatis

Tempat Minum Ayam

 

Peralatan Kandang Ayam – Tempat Pakan

Tempat Pakan Ayam

Peralatan Kandang Ayam – Baby Chick Feeder

Baby chick feeder

 Peralatan Kandang Ayam – Pemanas Gas Brooder

Pemanas gas Rikte

Seperti terlihat pada gambar diatas, produk tersebutlah yang kami gunakan untuk memulai persaingan dengan perusahaan-perusahaan besar yang ada saat ini.  Dengan riset yang dilakukan kami menemukan formulasi untuk menyediakan produk peralatan kandang ayam dengan kualitas yang baik dan bisa dijual dengan dibawah harga peralatan kandang ayam yang tersedia seperti sekarang ini.

Video Peralatan Kandang Ayam

Semoga dengan kehadiran peralatan kandang ayam yang kami hadirkan langsung dari produsen bisa membantu peternak ayam broiler untuk memulai usahanya dengan harga yang seminimal mungkin dengan penggunakan peralatan kandang yang kami miliki.

 

Cara meminimalisir masalah amoniak di kandang



Cara Mencegah Tingginya Kadar Amonia

Setelah kita mengetahui begitu banyak dampak negatif dari amonia, tentu kita sebagai peternak harus bisa mengendalikan kadar amonia di kandang. Tindakan yang dilakukan yaitu:

  • Cegah kejadian wet dropping (kotoran basah) atau diare karena amonia akan cepat terbentuk jika kondisi kotoran basah dan lembab. Cara pencegahannya yaitu dengan:
  1. Mengatasi kasus infeksi pencernaan (penyakit necrotic entritis, koksidiosis, colibacillosis, dll) yang menyerang ayam dengan segera
  2. Menyesuaikan asupan protein dan garam dalam ransum dengan kebutuhan ayam. Kadar garam yang terlalu tinggi di dalam ransum akan mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh sehingga kotoran ayam menjadi basah. Kadar garam yang tinggi juga akan memicu ayam mengkonsumsi air lebih banyak sehingga menyebabkan ayam mengalami diare. Demikian halnya dengan kadar protein yang terlalu tinggi. Hal ini terjadi karena sisa protein yang tidak tercerna akan diubah menjadi asam urat yang akan tinggi konsentrasinya di dalam ginjal sehingga akan memicu ayam minum lebih banyak. Akibatnya kotoran ayam pun menjadi basah dan encer.
  • Lakukan manajemen litter dengan baik:
  1. Pilih bahan litter yang berkualitas (kering, tidak berdebu, mampu menyerap air secara optimal) serta memasangnya dalam jumlah cukup (tidak terlalu tipis).
  2. Gunakan litter dengan ketebalan optimal, yaitu 8-12 cm untuk kandang postal dan 5-8 cm untuk kandang panggung. Hal ini bertujuan agar litter menjadi lebih kering dan bisa menjaga suhu hangat saat masa brooding.
  3. Untuk sistem pemeliharaan di kandang postal, pada litter bisa ditambahkan kapur. Penambahan kapur ini berfungsi membantu penyerapan air dan kelembaban udara. Penambahan kapur juga bermanfaat mencegah terjadinya koksidiosis karena koksidia (penyebab koksidiosis, red) tidak tahan terhadap panas dari kapur.
  4. Pada masa brooding, lakukan pembolak-balikan litter secara teratur setiap 3-4 hari sekali, mulai umur 4 hari sampai umur 17 hari. Hal ini untuk menghindari litter menggumpal sejak awal. Namun jika litter sudah terlanjur ada yang menggumpal dan jumlahnya sedikit, maka litter bisa dipilah dan dikeluarkan dari kandang. Namun jika jumlah litter yang menggumpal atau basah sudah banyak, lebih baik tambah litter baru hingga yang menggumpal tidak nampak.
  5. Jika litter sudah sangat lembab, ketika hendak ditambah litter baru sebaiknya ditaburi kapur terlebih dahulu agar cepat kering, setelah itu baru ditumpuk dengan litter yang baru.
  6. Perbaiki atap kandang yang bocor secepatnya dan hindari pekerjaan yang tergesa-gesa, terutama dalam mengganti air minum. Jangan sampai air tumpah ke litter. Pasang instalasi tempat minum dengan benar agar tidak terjadi kebocoran air.
  7. Atur kepadatan kandang, dimana kepadatan ayam yang ideal adalah 15 kg/m2 atau setara dengan 6-8 ekor ayam pedaging dan 12-14 ekor ayam petelur grower (pullet) per m2-nya. Saat awal (masa brooding) lakukan pelebaran sekat kandang secara teratur sesuai pertumbuhan ayam sampai seluruh kandang ditempati.
  8. Perhatikan sirkulasi udara dengan memperhatikan manajemen buka tutup tirai, mengatur jarak antar kandang, serta menambah penggunaan blower atau fan (kipas).
  9. Lakukan manajemen penanganan kotoran di kolong kandang dengan tepat agar kotoran ayam tidak lembab dan pembentukan amonia terhambat.

Pada dasarnya konsep penanganan kotoran di kolong kandang (pada kandang panggung dan kandang baterai, red) ada dua macam. Pertama, kotoran diambil secara periodik. Kedua, kotoran ayam dibiarkan menumpuk di kolong kandang sampai akhir periode pemeliharaan (satu siklus). Semuanya tergantung jenis ayam yang dipelihara (pedaging atau petelur), tinggi rendahnya kolong kandang, kondisi kotoran, dsb.

Untuk pemeliharaan ayam pedaging di kandang panggung, sebagian peternak memilih membiarkan kotoran menumpuk hingga satu siklus. Hal itu boleh-boleh saja dilakukan asalkan konstruksi kolong kandang dibuat tinggi. Kolong kandang yang tinggi akan menghasilkan kotoran yang lebih cepat kering dibandingkan kolong kandang yang konstruksinya pendek. Hal ini karena sirkulasi udaranya pasti lebih baik dan jangkauan sinar matahari ke kolong kandang juga bagus.

Sedangkan untuk pemeliharaan ayam petelur di kandang baterai atau panggung, sebaiknya peternak membersihkan kotoran secara periodik. Selain itu, jika kandang baterai dibuat lebar dengan lebih dari satu jalur (seperti kandang baterai yang disusun model “W” bukan “V”), maka kolong kandang baterai sebaiknya dibuat tinggi. Standarnya di atas 1,5 m.

Peternak ayam petelur juga bisa memasang amben (para-para) untuk membantu pengeringan kotoran ayam yang jatuh ke kolong kandang. Amben adalah tempat penampungan sementara kotoran ayam sebelum jatuh ke tanah dasar kolong. Amben dibuat dari bilah bambu, dipasang 90-100 cm di atas dasar kolong. Mekanismenya, kotoran dibiarkan berada di amben selama seminggu. Setelah itu amben dibalik sehingga kotoran yang hampir kering jatuh ke dasar kolong. Kotoran ayam dari amben tidak otomatis jatuh saat dibalik. Perlu digaruk dengan sekop agar amben bersih kembali. Meski amben tidak 100% menghilangkan keberadaan larva dari kotoran ayam, tetapi amben sangat membantu mengeringkan kotoran ayam.

Cara lain agar kotoran ayam di kolong cepat kering, peternak bisa menambahkan kapur halus sebelum dikeruk. Hindari menyimpan berkarung-karung kotoran di dekat kandang karena lama-kelamaan larva lalat akan berkembang di dalamnya sehingga suatu saat peternak harus mengeluarkan feses karungan tadi untuk dijemur ulang kembali. Selain itu, kotoran yang ditumpuk di bawah/samping kandang bisa menjadi sumber penularan penyakit. Secara umum, kotoran kering lebih menguntungkan bagi peternak ketimbang kotoran basah. Kotoran kering mudah/ringan saat dikeruk/dibersihkan. Hal ini tentu akan meringankan pekerjaan pegawai kandang.

Menurunkan Kadar Amonia

Jika di atas kita sudah membahas kiat-kiat mencegah tingginya kadar amonia, maka sekarang kita perlu tahu langkah-langkah apa saja yang harus diambil apabila amonia sudah tercium menyengat di dalam kandang. Caranya yaitu dengan mengatur sirkulasi udara (membuka tirai kandang), menambah sekam baru (untuk kandang postal), memberi kapur kemudian mengeruk kotoran ayam (untuk kandang panggung), dan menggunakan bahan tertentu yang mampu bekerja mengikat amonia. Salah satu produk yang mengandung bahan pengikat amonia adalah Ammotrol.

Ammotrol aman digunakan setiap hari dalam jangka waktu lama untuk mengikat amonia tanpa menimbulkan efek samping dan residu. Pemberian Ammotrol juga relatif mudah, cukup disemprotkan ke kotoran atau dilarutkan dalam air minum, serta bisa diberikan bersamaan/dicampur dengan vitamin atau antibiotik.
Berdasarkan hasil trial, dilaporkan Ammotrol terbukti efektif menurunkan kadar amonia dalam kandang (Grafik 3). Dengan kandungan senyawa glycocomponent di dalam ekstrak herbal Ammotrol, amonia yang diproduksi di dalam saluran pencernaan maupun yang ada di kotoran bisa diikat dengan baik sehingga tidak menguap dan mencemari udara kandang. Turunnya kadar amonia ini diikuti pula dengan penurunan angka kejadian penyakit ngorok/CRD, sementara pada kelompok kontrol ditemukan ayam dengan gejala klinis ngorok (Tabel 2).

Dari seluruh bahasan di atas bisa kita disimpulkan bahwa kualitas udara sangat mempengaruhi kondisi lingkungan dunia secara luas serta mengganggu kenyamanan hidup ayam di dalam kandang. Jika kualitas udara baik, maka ayam pun bisa tumbuh dan berproduksi dengan baik. Demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu, peternak wajib mengurangi konsentrasi gas amonia yang mampu menurunkan kualitas tersebut.

Sumber : info.medion.co.id

Pembuatan Kandang ; Tentukan Skala Usaha



Kandang Panggung

Setelah mendapatkan lokasi yang strategis, bagaimana menentukan kapasitas kandang ayam yang tepat? Kapasitas kandang sebaiknya ditentukan sesuai standar kepadatan ayam dewasa yang ideal, yaitu 15 kg/m2, atau setara dengan 6-8 ekor ayam pedaging dan 12-14 ekor ayam petelur grower (pullet) per m2nya.

Contohnya kandang yang akan dibuat berukuran 25 x 8 m. Berdasarkan standar kepadatan tadi, maka pada kandang ukuran tersebut (luas kandang = 200 m2), idealnya diisi dengan 1200-1600 ekor ayam pedaging, atau 2400-2800 ekor ayam petelur.

Sumber : Majalan Medion

Pembuatan Kandang Ayam ; Pilih lokasi yang Tepat



Kandang PanggungPemilihan lokasi kandang yang tepat merupakan “pondasi awal” untuk membangun peternakan yang baik dan nyaman. Dalam pemilihan lokasi ini hendaknya mempertimbangkan :

  1. Kondisi suhu dan kelembaban lingkungan apakah sesuai untuk karakter ayam yang mudah mengalami heat stress (stress panas)
  2. Topografi dan tekstur tanah serta sumber air
  3. Luas lahan yang disesuaikan dengan target pengembangan peternakan
  4. Akses transportasi dan instalasi listrik
  5. Jarak dengan pemukiman warga, baik saat ini maupun alokasi wilayah tersebut di masa mendatang
  6. Perizinan : Usahakan ada bukti resmi tentang pembangunan peternakan untuk menghindari penggusuran atau penutupan peternakan. Perizinan ini meliputi surat persetujuan dari masyarakat sekitar, rekomendasi dari desa, izin pemerintah kota atau kabupaten, izin mendirikan bangunan dan AMDAL, surat izin usaha dan surat izin gangguan (Hinder ordonantie/HO)

Jarak dengan peternakan lain : Environ mental Code of Practice for Poultry Farm in Western Australia (2004) mempersyaratkan jarak antar peternakan hendaknya minimal 500 m. Namun di Indonesia, dimana kandang kebanyakan menggunakan sistem open house (kandang terbuka), direkomendasikan jarak antara peternakan minimal 1 km.

Setelah pemilihan lokasi dan sudah merasa cocok mari kita baca cara penetapan skala usahanya.

Sumber : Majalan Medion

%d blogger menyukai ini: